Showing posts with label Video. Show all posts
Showing posts with label Video. Show all posts

Mempresentasikan Aura Fajar Pagi Di Depan Klien

Ceritanya sekitar tahun 2003, saya ditawarin oleh pihak Sony Music untuk membuat video klip single ke duanya Boomerang berjudul Fajar Pagi.

Saya paling ndak minat menonton video klip milik musisi dengan konsep yang template banget. Artisnya pura - pura nyanyi sambil gonjreng - gojreng, terus ada model cantik dan cakep pose manis manja atau pura - pura bertengkar.

Nah gayung bersambut. Seluruh personil Boomerang juga memiliki antusias yang sama. Kepingin bikin video klip yang beda.

Sejak pertama kali saya mendengarkan lagu Fajar Pagi, hati ini sudah jatuh cinta dengan nada dan liriknya. Rasanya sejuk menenangkan.

Akhirnya, yang saya bayangkan adalah permainan warna. Dari gelap ke terang. Dari biru tua ke jingga terang. Dari tidak ada menjadi ada.

Kesimpulannya, saya ingin menvisualkan Aura!

Lah terus gimana cara menjelaskan konsep itu ke pihak Sony Music dan Boomerang ? Sepertinya mendeskripsikan Aura melalui ocehan akan buang - buang waktu.

Di sinilah fungsi presentasi visual berguna. Konsep storyboard lengkap dengan warna dan tampilan special fx, saya siapkan dengan Sotosop. Imajinasi di otak cukup bisa terwakilkan melalui digital imaging yang saya buat.
Walaupun semua ini dikerjakan cukup tergesa - gesa, maklum, klien memberi deadline seperti rok mini… mepet! :)

Di bawah ini adalah file asli storyboard merangkap konsep visual untuk video klip Fajar Pagi yang saya buat itu... :

Saya pun sebetulnya ragu, apakah mereka "ngeh" dengan konsep visual yang saya ajukan, atau karena sudah mepet waktunya yo wes bablas aja ? Dari goyangan kepala sih pihak Boomerang dan Sony Music tampak mengangguk - angguk tanda paham…. mmm atau pura - pura ngerti padahal nggak ? He he..

Ah sudahlah yang penting idealisme saya tersalurkan. Konsep video klip tanpa mengandalkan model cantik dan ganteng bisa saya eksekusi, karena nada dan irama dari lagu ini sudah ganteng!

Berikut ini video klip yang saya compositing-in, editing-in dan sutradarai :)

Korea Selatan Tertancap di Kereta Bawah Tanah


Sambil menunggu tube, istilah kereta bawah tanah di London, saya melihat lihat iklan poster yang bertebaran secara rapi di dinding stasiun.

Ahhh, lagi - lagi saya menyaksikan Korea Selatan tampil membrandingkan dirinya secara asik. Kali ini mereka membuat event "The London Korean Film Festival".

Iklan ini ternyata memberondong mata saya berkali kali di tempat yang berbeda -beda. Mungkin saya melihat grafis ini rata - rata 3 kali dalam sehari perjalanan. Hitung saja kalau sudah seminggu, kayaknya branding Film Korea Selatan sudah tertanam ndlesep di otak.

Tampaknya negara kimchi ini sangat serius dalam memborbardir dengan senjata budaya. Bayangan saya, #Indonesiasik pasti akan melakukan hal yang lebih keren.

Memang saat ini sudah beberapa KBRI melakukan sajian budaya kepada komunitas setempat melalui pemutaran film -film Indonesia. Sayangnya masih belum banyak yang dibuat seserius poster dari negaranya GangNam Style yang saya lihat itu.

Seandainya ada surat sakti mandraguna, akan saya manfaatkan untuk menulis surat perintah membuat "The London Indonesia Film Festival" tetapi dengan syarat tidak menayangkan film Mr Bean Kesurupan Depe!